javasecure cctv

JavaSecure CCTV

Instalasi & Service CCTV Bergaransi

Artikel dan Tutorial CCTV

Cara melakukan penyambungan kabel telepon ke dalam mesin PABX

 

 

Buat kalian yang baru saja memulai profesi sebagai teknisi PABX, berikut ini adalah tutorial yang wajib dipelajari, yaitu sebuah tips dan pedoman dalam melakukan pemasangan serta penyambungan kabel telepon dari PABX sampai ke unit pesawat telepon PABX. Dalam menyambung instalasi kabel telepon ke dalam mesin PABX, terutama jika skema instalasinya menggunakan terminal LSA seperti pada gambaran topologi diatas. Adakalanya sebagai langkah awal, penting untuk menyusun serta mengatur urutan warna pada kabel telepon yang ingin kita hubungkan dari terminal box sampai terkoneksi ke mesin PABX, tips agar tidak pusing melihat kumpulan kabel yang beraneka warna, mari kita ulas. Kabel telepon umumnya adalah 2 pair atau kabel isi 4 terdiri dari warna secara umum adalah Biru - Merah - Putih - Hitam, namun bila kabel itu adalah kabel multypair 10 pair atau kabel isi 20, maka akan terdapat 5 grup kabel yang pada setiap grupnya memiliki 4 kabel dan masing-masing dari setiap grup kabel tersebut memiliki 2 pair kabel dengan setiap grup terdapat 1 kabel utama yang memiliki warna kabel yang berbeda (sebagai penanda/pembeda pada grup pair kabel) .

 

1. Grup Biru - merah - putih - hitam 

2. Grup Orange - merah - putih - hitam 

3. Grup Hijau - merah - putih - hitam 

4. Grup Coklat - merah - putih - hitam 

5. Grup Abu abu - merah - putih - hitam

 

Agar kabel tersebut dapat terkoneksi dengan baik dan rapih secara urutan berdasarkan warna grupnya masing-masing, maka perlu untuk disambungkan ke terminal sisip LSA Krone.

 

 

Penyambungan kabel telepon dari terminal sampai pada konektor dan pesawat telepon

 

Untuk melakukan penyambungan serta mengaktifkan pesawat telepon hanya memerlukan kabel telepon 2 pair dari terminal sisip LSA hingga ke roset konektor telepon di socket outlet telepon, bila pesawat teleponnya adalah pesawat telepon analog, maka hanya butuh 1pair kabel menyambungnya.

 

 

 

Perlu untuk membuat patokan atau sebutan dari setiap urutan warna grup kabel telepon tersebut, agar mudah untuk mengingatnya. Maka bisa disingkat dengan sebutan BOHCA yang artinya adalah ( Biru, Orange, Hijau, Coklat, Abu abu ), namun bilamana kabel tersebut adalah kabel 20 pair, 30 pair atau lebih, jika itu adalah kabel 20 pair, maka disetiap 10 pair kabel memiliki penanda kabel berupa pita berwarna yang melingkari setiap 10 pair kabel dengan urutan warna kabel yang sama. Perbedaannya hanya pada warna pita yang melingkari setiap 10 pair kabel, untuk menjadi penanda atau patokan yang mesti diingat ketika melakukan penyambungan kabel telepon PABX yang menggunakan terminal sisip LSA. Warna pita pada grup kabel 20 pair berwarna kuning dan merah, namun pada kabel 30 pair umumnya terbagi menjadi 3 warna pita, Pita Merah, Pita Kuning dan Pita Putih sebagai penanda grup pada kabel multipair 30 pair .

 

/ —— | 3 1 2 4 | pada socket telepon kita hanya memakai terminal hijau dan 2 merah saja, sedang putih dan hitam pada roset konektor untuk telepon khusus atau telepon digital yang memiliki feature yang lebih istimewa dibandingkan pesawat telepon single / analog. Semoga tutorial diatas tentang materi penyambungan kabel telepon ke dalam mesin PABX dapat bermanfaat bagi rekan-rekan yang membacanya, jika membutuhkan informasi dan konsultasi yang lebih detail segera hubungi kami, terima kasih saudara.

 

 

Dokumentasi pemasangan dan service JavaSecure CCTV